Makanan Pantangan Ibu Hamil

Makanan Pantangan Ibu Hamil

Seorang ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan karena makanan yang dikonsumsi tidaknya hanya harus memenuhi gizi sang ibu, namun juga kebutuhan janin yang dalam kandungan. Terdapat beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil yang sebagian besar diisi oleh daftar makanan mentah dan jenis makanan lainnya.

Asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu selama mengandung akan mempengaruhi tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Bayi dalam kandungan memerlukan asukan nutrisi agar perkembangan fisik dan otak bayi tumbuh secara maksimal.

Berikut ini daftar makanan pantangan ibu hamil yang harus Anda hindari karena dapat mempengaruhi langsung tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Simak penjelasannya berikut sebagaimana dikutip dari Healthline.com.

Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil

1. Produk Susu tanpa Pasteurisasi

Susu yang belum melewati proses pasteurisasi dapat saja mengandung sejumlah bakteri seperti Salmonella, Listeria, E.Colli dan Campylobacter.

Infeksi dari bakteri diatas dapat mengancam keselamatan nyawa bayi dalam kandungan.

Bakteri-bakteri tersebut bisa saja datang dari tempat penyimpanan yang tidak steril. Oleh karena itu sebaiknya pilih susu dan produk turunannya yang telah di pasteurisasi yang artinya telah bebas dari bakteri.

Hal ini berlaku juga untuk produk keju dan jus buah kemasan.

2. Jeroan

Jeroan sebenarnya memiliki sejumlah nutrisi yang baik bagi kesehatan, seperti Zat Besi, Vitamin A, Vitamin B12, Vitamin A dan Copper.

Namun, mengonsumsi vitamin A yang berasal dari hewan sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil.

Hal ini dikarenakan ibu hamil dapat mengalami keracunan vitamin A dan tinggi kandungan senyawa Copper dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan fungsi liver ibu hamil.

Sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi jeroan lebih dari dua kali dalam sepekan.

3. Ikan yang Tercemar Merkuri

Merkuri merupakan logam berat yang dapat menjadi racun dalam tubuh Anda. Saat ini pencemaran logam merkuri hampir terjadi di lautan seluruh dunia.

Bila terpapar dalam jumlah banyak, merkuri dapat mempengaruhi kesehatan karena dapat merusak sistem saraf, sistem kekebalan tubuh dan gagal ginjal.

Karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi makanan laut yang tercemar merkuri, dengan menghindari konsumsi makanan laut seperti:

  • Ikan Hiu
  • Ikan Pedang
  • Ikan Todak
  • Ikan Kakap
  • Ikan Mackerel
  • Ikan Tuna Mata Belo

Lembaga Kesehatan Amerika (FDA) menyarankan bagi ibu hamil yang ingin mengonsumsi ikan-ikan diatas maksimal 12 ons setiap minggunya.

4. Daging Mentah

Makanan yang dilarang untuk ibu hamil selanjutnya adalah daging mentah maupun daging setengah matang. Makanan ini berisiko mengandung virus toksoplasma yang dapat menyebabkan infeksi pada kandungan, meskipun secara fisik ibu hamil tidak merasakan gejala.

Penting untuk mengonsumsi daging merah yakni daging sapi, kerbau, kambing, dan babi maupun daging putih seperti ayam dan ikan secara matang dengan sempurna untuk menghindari virus toksoplasma. Matang dengan sempurna artinya seluruh daging berwarna kecoklatan baik bagian luar dan bagian dalam.

Virus toksoplasma dapat berasal dari penggunaan alat masak yang kurang bersih, kotoran pada tangan, kotoran hewan peliharaan maupun penggunaan air yang tidak bersih. Oleh karenanya, perhatikan kebersihan dan kesehatan makanan ibu hamil.

5. Ikan Mentah

Sebaiknya hindari mengonsumsi ikan mentah seperti Sushi dan Kerang. Hal ini dikarenakan makan tersebut dapat menyebabkan infeksi bakteri dan virus seperti Vibrio, Salmonella, Listeria dan Parasit.

Infeksi virus dan bakteri diatas dapat menyebabkan ibu mengalami dehidrasi parah dan mudah lelah, dalam beberapa kasus dapat menyebabkan gangguan kesehatan permanent pada bayi dalam kandungan.

Yang harus diperhatikan adalah ibu hamil rentan terhadap infeksi bakteri Listeria, bakteri ini terdapat di tanah dan air, sehingga mengonsumsi ikan mentah dapat menyebabkan infeksi bakteri ini.

Bakteri listeria dapat menembus plasenta yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan seperti kelahiran prematur, keguguran dan bayi lahir dengan cacat bawaan.

6. Sayuran Mentah

Sayuran mentah seperti kecambah, tauge kacang hijau, dan daun Kemangi disarankan untuk tidak dikonsumsi secara mentah karena kemungkinan tercemar oleh bakteri Salmonella.

pada sayuran diatas bakteri ini tidak hilang meski dicuci menggunakan air, untuk itu perlu memasaknya hingga matang untuk membunuh bakteri.

7. Telur Mentah

Konsumsi telur mentah sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil–meskipun himbauan ini ditujukan kepada semua orang. Namun ibu hamil mesti memberikan perhatian khusus karena telur mentah berisiko mengandung virus salmonela yang dapat menyebabkan muntah, kram perut dan diare pada ibu hamil, dalam beberapa kasus meski jarang terjadi dapat menyebabkan kelahiran prematur pada ibu hamil.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi telur mentah dan produk turunan yang diolah menggunakan telur mentah seperti:

  • Mayonaise
  • Salad Dressing
  • Es Krim
  • Cake

8. Makanan yang Tidak Higienis

Sebaiknya konsumsi makanan-makanan seperti buah dan sayuran yang telah dicuci bersih, hal ini untuk membunuh bakteri dan parasit yang mungkin terdapat pada buah dan sayuran.

Besar kemungkinan buah dan sayuran yang tidak dicuci telah tercemar bakteri seperti Toxoplasma, E.Coli, Salmonella, dan Listeria melalui proses panen hingga dipasarkan.

Bakteri-bakteri diatas dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi, namun yang paling berbahaya adalah Toxoplasma.

Mereka yang terjangkit Toxoplasmosis tidak menunjukan gejala apapun.

Janin dalam kandungan yang terinfeksi oleh Toxoplasma tidak menunjukan gejala yang tampak saat dilahirkan. Namun, gangguan penglihatan atau disabilitas mental akan menonjol seiring bertambahnya usia bayi.

Oleh karena itu, pastikan kebersihan makanan dan minuman yang Anda konsumsi selama kehamilan.

9. Kafein

Meskipun beberapa penelitian mengungkapkan bahwa ibu hamil masih dapat mengonsumsi kafein yang terdapat pada kopi dan teh.

Kafein diserap oleh tubuh dengan cepat dan dapat menembus placenta dan mempengaruhi janin. Kandungan kafein dapat meningkatkan detak jantung pada janin, mengurangi penyerapan zat besi dan berisiko mengalami keguguran.

Hal ini disebabkan karena bayi dalam kandungan dan placenta yang melindunginya tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk mencerna kafein.

Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang janin dan risiko bayi lahir dengan berat badan minimal.

1o. Alkohol

Ibu hamil dianjurkan untuk benar-benar meninggalkan Alkohol, karena berisiko menyebabkan keguguran dan bayi mati dalam kandungan. Bahkan dalam jumlah sedikit, alkohol dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak janin.

Selain itu, juga dapat menyebabkan bayi lahir dengan cacat fisik, gagal jantung dan disabilitas mental.

Hingga saat ini, para ahli belum menemukan dosis alkohol yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Untuk itu, hindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkohol seperti:

  • Bir
  • Wine
  • Buah Durian
  • Buah Nangka
  • Buah Duku

Baca Juga:

Makanan Pantangan Asam Urat
Makanan Pantangan Diare
Makanan Pantangan Ibu Menyusui

11. Makanan Olahan

Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan sejumlah nutrisi seperti protein, folat dan zat besi.

Oleh karena itu, ibu hamil harus mengonsumsi protein nabati dan protein hewani secara seimbang untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi.

Makanan olahan secara umum rendah nutrisi, tinggi garam, tinggi kalori, tinggi gula dan tinggi lemak yang berdampak negatif bagi kesehatan.

Terutama, gula dapat meningkatkan risiko diabetes selama kehamilan dan penyakit jantung.

Selain itu, tinggi kandungan lemak dalam makanan olahan dapat menyebabkan kenaikan berat badan pada ibu hamil. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit, seperti Tekanan Darah Tinggi, Diabetes Gestasional dan komplikasi kehamilan.

Selain itu, mengonsumsi makanan olahan dapat menyebabkan bayi mengalami obesitas.  Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dan minuman olahan seperti:

  • Makanan Cepat Saji
  • Daging Kalengan
  • Ikan Kalengan
  • Buah Kalengan
  • Sayur Kalengan
  • Sup kalengan
  • Daging Sosis
  • Daging Ham
  • Hotdog
  • Pizza
  • Popcorn
  • Minuman Kemasan
  • Minuman Bersoda

Buah Pantangan Ibu Hamil

Ciri-ciri buah yang dilarang bagi ibu hamil adalah buah yang masih muda dan dapat menyebabkan panas pada perut dan buah yang memiliki kandungan alkohol. Simak penjelasan dibawah ini untuk penjelasan lengkapnya sebagaimana dikutip dari onlymyhealth.com.

12. Nanas

Buah Pantangan Ibu Hamil yang pertama adalah nanas. Mengonsumsi nanas sangat dilarang bagi ibu hamil, hal ini dikarenakan kandungan Bromelain yang dapat melemahkan serviks.

Meski Nanas merupakan makanan yang baik untuk mempersiapkan rahim sebelum kehamilan. Namun, ketika hamil dan berada pada trimester pertama hindari nanas karena dapat melemahkan serviks Anda, hal ini selain dapat menyebabkan keguguran juga dapat menyebabkan kelahiran prematur.

13. Pepaya Muda

Tahukah Anda? buah Pepaya muda banyak digunakan oleh wanita di Sri Lanka, Bangladesh, India dan Pakistan untuk menggugurkan kandungan. Ya benar, Pepaya dapat menyebabkan kelahiran prematur dan keguguran.

Hal ini dikarenakan kandungan latex pada buah pepaya muda dapat menyebabkan kontraksi rahim. Selama hamil terutama memasuki trimester ketiga kehamilan sebaiknya hindari mengonsumsi pepaya muda maupun produk olahannya seperti Salad Buah, Jus Pepaya, dan Suplemen yang mengandung sari pepaya.

Sebaiknya saat hamil perbanyak konsumsi pepaya yang telah matang sempurna, karena kaya akan vitamin C dan nutrisi lainnya yang dapat mengatasi beragam masalah kehamilan seperti mual dan asam lambung.

14. Anggur

Banyak profesional dalam bidang kesehatan merekomendasikan bagi ibu hamil untuk menghindari konsumsi buah anggur selama kehamilan. Hal ini dikarenakan kandungan pestisida yang menempel pada buah yang dapat menganggu kehamilan.

Pestisida digunakan petani untuk menghindari serangga memakan buah anggur. Zat kimia pestisida ini jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan reaksi racun pada tubuh ibu hamil.

Oleh karena itu, hindari Konsumsi buah anggur atau jika tidak bisa pastikan Anda telah mencuci buah sebelum dimakan untuk menghilangkan kandungan pestisida.

15. Buah yang Tidak Higienis

Hal yang penting bagi ibu hamil ada untuk memastikan bahwa buah yang dikonsumsi telah dicuci untuk menghilangkan virus, bakteri dan zat pestisida yang mungkin terkandung didalamnya.

Hal ini penting dilakukan karena buah yang tidak dicuci kemungkinan besar mengandung sejumlah bakteri dan virus seperti Toxoplasma, Salmonella, Listeria dan E.Colli yang dapat mengganggu tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Berikut ini cara mencuci buah bagi ibu hamil yang benar :

  • Cuci Buah dan Sayuran pada air yang mengalir sebelum memakannya, terutama buah yang memerlukan proses kupas dan potong seperti semangka dan melon. Bakteri dapat hinggap dari proses pemotongan buah.
  • Saat mencuci jangan menggunakan sabun, detergent atau bahan kimia lainnya
  • Sediakan sikat halus untuk membersihkan permukaan buah dari kotoran yang menempel
  • Potong dan buang bagian buah yang rusak karena bisa jadi merupakan tempat bakteri berkembang biak.

16. Jus Buah

Konsumsi Jus buah untuk harus diperhatikan oleh ibu hamil, karena selama proses pengolahan besar kemungkinan buah-buahan telah tercemar dengan bakteri salmonella dan E. Colli yang berbahaya bagi ibu hamil.

Jika ingin mengonsumsi buah lebih baik beli jus dalam kemasan yang telah melalui proses pasteurisasi dan terjaga kebersihannya.

Demikian informasi terkait buah pantangan ibu hamil yang dapat Anda terapkan selama masa kehamilan. Konsumsi buah-buahan bagi ibu hamil merupakan salah satu cara ibu memberikan nutrisi dan vitamin kepada janin.Namun,sebaiknya hindari buah-buahan diatas untuk mengurangi risiko selama kehamilan.

Demikian pembahasan mengenai makanan pantangan ibu hamil, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam menjalani kehamilan yang sehat bagi ibu dan bayi.

Artikel Lainnya

Makanan Pantangan Liver Fungsi liver bagi manusia memiliki peranan penting . Organ ini menyaring nutrisi yang masuk ke tubuh dan menetralisir racun yang masuk melalui mak...
Makanan Pantangan Ejakulasi Dini Ejakulasi dini merupakan penyakit yang berpengaruh langsung kepada psikologis dan kualitas hidup penderitanya. Ejakulasi dini merupakan mimpi buruk ba...
Makanan Pantangan Bisul Bisul merupakan kondisi munculnya benjolan berisi nanah pada kulit disekitar Ketika, Leher,bahu, Pantat dan Lipatan Paha. Selain menyebabkan rasa ...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.